Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlineJemberPemerintahan

PPKM Darurat, DPRD Jember Tiadakan Kegiatan Selama 7 Hari

By admin
July 5, 2021

Jember, Motim-DPRD Jember memutuskan menutup kegiatan selama 7 hari. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi saat dikonfirmasi di DPRD Jember, Senin (05/07/2021).

Ia mengatakan, dengan adanya kebijakan PPKM Darurat dan adanya 4 orang anggota DPRD Jember yang terkonfirmasi positif covid-19, DPRD Jember diputuskan agar kegiatan ditutup selama 7 hari ke depan.

“Ya setelah kita rapat pimpinan, diputuskan kalau kegiatan selama di DPRD baik rapat maupun sidang akan ditunda dulu selama 7 hari,” kata Itqon.

Selanjutnya, setiap ruangan yang ada di DPRD Jember akan dilakukan penyemprotan secara berkala, sehingga nantinya saat masuk sudah steril semua.

“Semua ruangan akan kita semprot semua,” imbuhnya.

Itqon menjelaskan, untuk sekretariat akan dilakukan work from home (WFH) dan hanya 25 persen saja yang masuk untuk ASN.

“Kalau ASN seketariat DPRD ini kan ada kebijakan WFH 75 persen. Jadi hanya 25 persen saja yang masuk,” tuturnya.

Politisi PKB ini menambahkan, jika nanti 7 hari ke depan keadaan covid-19 masih tinggi, maka tidak menutup kemungkinan akan ditambah masa peniadaan kegiatan di DPRD Jember.

“Kalau tren covid masih tinggi akan kita tambah masa peniadaan kegiatan sampai benar-benar landai,” tutupnya. (sp)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

RSI Jemursari Stop Layanan IGD Bagi Covid-19

Next

RSUD Dr Soetomo Over Load, Jenazah Pasien Covid-19 Sampai di Tutup Lampin

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.