Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlinePeristiwaSurabaya

Presiden RI Prabowo Subianto Hadir di Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Stadion Gajayana Malang.

By Redaksi Memo Timur
February 8, 2026

Malang Motim – Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026), sebagai bagian dari peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.

Presiden RI Prabowo Subianto Bersama Para Kiai Besar NU serta Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdatul Ulama di Gajayana Malang.

Acara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang dimulai sejak Sabtu malam, 7 Februari 2026, meliputi shalawat bersama dan doa kubro, dengan dihadiri ratusan ribu jemaah NU dari berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya.

Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 06.50 WIB, didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan sejumlah pejabat seperti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Ribuan Jamaah Hadir d Stadion Gajayana Se-Jawa Timur Peringati Satu Abad Nahdatul Ulama.

Kedatangannya disambut meriah ribuan nahdliyin yang telah memadati stadion sejak dini hari, dengan alunan selawat Thala’al Badru Alaina dan sorak-sorai “Prabowo NU” yang menggema. Presiden tampak menyapa jemaah dengan lambaian tangan dari kendaraan Maung RI 1, menciptakan suasana hangat dan penuh antusiasme.

Selama acara, Prabowo ikut serta dalam rangkaian kegiatan yang diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ahmad Ainur Roziqin.

Kepala Negara bahkan secara spontan berdiri dan menghampiri pembaca Al-Qur’an untuk memberikan apresiasi, yang memicu riuh tepuk tangan dari jemaah. Ia juga turut menyanyikan mars NU “Ya Lal Wathon” bersama para peserta, menunjukkan dukungannya terhadap nilai-nilai kebangsaan yang diusung NU.

Di akhir acara, Presiden membagikan kaos sebagai oleh-oleh kepada jemaah, yang disambut antusias dan menjadi momen berkesan bagi banyak peserta.

Pilar Kesatuan Bangsa
Prabowo menekankan peran NU sebagai pilar kebesaran bangsa Indonesia selama 100 tahun, yang selalu hadir menyelamatkan negara dalam situasi sulit.

Ia menyampaikan rasa bahagia dan semangat setiap berada di tengah keluarga besar NU, merasakan kesejukan, persatuan, dan harapan untuk bangsa yang adil serta damai.

Dalam pidatonya di Mujahadah Kubro Harlah NU, Presiden Prabowo berpesan agar para pemimpin senantiasa menjalankan amanah yang telah diberikan untuk kepentingan umat. Menurutnya, segala perselisihan, perbedaan pendapat, dapat diredam melalui sikap kerendahan hati dan upaya semua pihak dalam mencapai mufakat.

Presiden juga melaporkan kemajuan program pemerintah seperti pembangunan Kampung Haji dan berjanji menurunkan biaya ibadah haji bagi rakyat Indonesia.

Selain itu, ia menegaskan komitmennya melawan korupsi dan manipulasi tanpa ragu, setelah mempelajari data kekayaan negara yang banyak dicuri.

Pidato ini disampaikan secara lugas dan tegas, disambut tepuk tangan meriah, terutama saat menyinggung kerukunan pemimpin untuk kemajuan bangsa.

Kehadiran Prabowo tidak hanya simbolik, tetapi juga memperkuat sinergi antara ulama dan umara,sebagaimana dinyatakan oleh Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz.

“Memang ada dinamika, tetapi khususnya di Jawa Timur, kami solid semua dari 45 PCNU yang ada. Sehingga, kami berinisiatif menggelar Mujahadah kubro,” ujar kiai yang akrab disapa Gus Kikin itu.

Acara berlangsung
khidmat dan tertib, dengan jemaah di area luar stadion pun menyimak melalui videotron, mencerminkan semangat persatuan NU bagi peradaban bangsa.(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Gubernur Khofifah Pimpin Aksi Kurve Sampah Pantai Kenjeran Surabaya

Next

Pelaksanaan Kerja Sudah Lama di Jalankan , CV.MANBOS MEDIA Diduga Tidak Mengatongi Izin ISP (Internet Service Provider)

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.