Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

Pria Diduga Penyebar Wafer Bersilet Ditangkap

By admin
August 3, 2021

Jember, Motim-Polisi berhasil mengungkap kasus wafer berisi potongan silet di Jember. Saat ini pria yang diduga menyebarkan wafer berisi benda berbahaya itu tengah menjalani pemeriksaan di Mapolres Jember.

“Kita berhasil mengamankan pria terduga pelaku yang menyebarkan snack wafer yang berisi benda tajam di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang,” kata Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna, Selasa (3/8/2021).

Pria yang diamankan itu, berinisial AG (43). Dia merupakan warga sekitar lokasi tempat menyebarkan wafer bersilet.

“Dia kita tangkap di sekitar rumahnya. Pria ini merupakan pengangguran dan selama ini tinggal sendiri,” kata Komang.

Modusnya, kata Komang, pelaku membeli wafer di toko, kemudian membuka bungkusnya. Selanjutnya wafer itu dimasuki potongan silet dan benda berbahaya lainnya.

“Kemudian bungkusnya ditutup dan direkatkan dengan korek api,” katanya.

Mengenai motifnya, menurut Komang untuk menolak bala. Karena pelaku juga sering mendapat kiriman makanan yang sama.

“Tapi semua pengakuan itu kita dalami. Sehingga kita bisa memastikan kebenaran dari keterangan terduga pelaku ini,” katanya.

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Satu Lagi Dokter RSUD Dr Soetomo Meninggal karena Covid

Next

Akui Beraksi sebanyak 10 Kali

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.