Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlineHukum dan KriminalSidoarjo

Puluhan Oknum Pendekar PSHT Keroyok Warga Hingga Luka Parah

By admin
August 31, 2020

Sidoarjo Motim – Belum sembuh retak pada hidung yang di alami M. Khusnul Fuadin (32) warga Desa Tlasih Tulangan. Akibat dikeroyok puluhan oknum PSHT di raya Pilang Wonoayu Sidoarjo tepatnya di Depan PT. SBE, pada Sabtu (22/8) lalu. Dan Sabtu kemarin (29/8) pengeroyokan oleh puluhan oknum pendekar PSHT kembali terjadi di Sidoarjo, tepatnya di jalan Raya Dusun Jabon, Desa Mliriprowo, Tarik.

Korban pengeroyokan yang mengalami luka parah di kepala itu  bernama M. Fardiyansyah (21) warga Desa Mojolebak, Jetis Kab. Mojokerto.

Sebut saja Saipul, salah satu saksi yang waktu dikejadian ada di TKP. Ia menyebutkan saat itu korban M. Fardiyansyah yang ada di tepi jalan Dusun Jabon, Desa Mliriprowo Tarik.  Korban saat itu sedang menunggu temannya, karena temannya belum datang, ia duduk-duduk dan sambil bermain HP.

Tiba-tiba datang konvoi puluhan pemuda berseragam hitam yang bertuliskan PSHT, dengan mengendarai sepeda motor dan sambil menggeber gas motornya.

“Baju rombongan pemuda itu ada tulisannya PSHT,” katanya, Minggu (30/8).

 

Korban terkapar di ruang medis

Mungkin karena jarang menyaksikan konvoi atau konvoi itu hal yang langka di Sidoarjo. Akhirnya korban M. Fardiyansyah berinisiatif mengabadikan konvoi para pendekar yang gagah itu, dengan ponsel kesayangannya.

Namun tiba-tiba para pendekar itu menyerang korban dengan membabi-buta. Korban Fardiyansyah tak bisa melawan atau menghindar. Dia hanya melindungi kepalanya, seraya minta ampun dan minta tolong.

“Korban hanya bisa melindungi kepalanya, dari bogem puluhan orang itu,” paparnya.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 01.00 wib, saat kondisi jalanan sudah sepi. Jadi hanya beberapa warga yang mengetahui kejadian itu. Dan usai menjadi korban pengeroyokan, M. Fardiyansyah dilarikan ke Rumah Sakit Terdekat. Paginya korban langsung melaporkan kejadian pengeroyokan itu ke Mapolsek Tarik.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Tarik membenarkan kejadian itu, dan korban sudah melapor ke Mapolsek Tarik. Dan perkara ini sekarang dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Tarik.

“Iya perkara pengeroyokan kemarin, sudah ditangani Unit Reskrim Polsek Tarik,” tegasnya. (ags/jum)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

AKBP Deddy Foury Millewa Apresiasi Tim Kuro dan Masyarakat

Next

Cemburu, Pulang Merantau Gorok Leher Tetangga

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.