Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Sidoarjo

Puluhan Pelaku Penjarahan Tambak dan Perusakan Gubuk Diburu Polisi

By admin
September 30, 2020

Sidoarjo Motim – Sebuh gubuk milik Achmad Saikun (56), warga Desa Kedungpeluk Kecamatan Candi, yang ada di Tambak Winong milik Syamsul, warga Desa Kedungpeluk Kecamatan Candi diduga dirusak oleh sejumlah orang. Alhasil gubuk yang terbuat dari kayu kelapa tersebut sampai roboh.

Tak hanya merusak gubuk, para pelaku juga menjarah tambak yang berisi udang Vaname.

Informasi yang berhasil dihimpun, akibat perusakan gubuk tersebut korban merugi hingga Rp 4 juta. Akibat kejadian itu, korban kemudian melapor ke Mapolresta Sidoarjo. “Iya benar, laporan sudah kami terima,” kata Wakasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono.

Selain perusakan gubuk tambak, para pelaku juga telah melakukan aksi pencurian dengan pemberatan barang berupa ikan jenis udang. Tambak tersebut merupakan milik Syamsul, namun dikelola oleh Achmad Saikun. Akibat aksi pencurian itu, kerugian ditaksir sebesar Rp 15 juta.

Pencurian itu diduga dilakukan dengan cara menggunakan jaring alias seser. Usai ikan di tambak itu didapat, para pelaku sekitar belasan orang itu dengan santai meninggalkan tambak. Aksi nekat tersebut diketahui oleh pemiliknya, namun H. Saikun tak berani menghalau Karena diancam oleh para pelaku.

“Kami masih melakukan penyelidikan aksi pencurian dan perusakan di tambak itu, kami mohon waktu,” jelas Imam Yuwono. (ags/jum)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Diduga Konsleting, Truk Muatan Karet Ludes Terbakar di Jalan Tol

Next

Sakit Tak Kunjung Sembuh Pilih Gantung Diri

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.