Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Jember

RSD dr. Soebandi Tidak Terima Pasien Ibu Hamil Dengan Kondisi Covid-19

By admin
December 6, 2020

Jember, Motim – Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi Jember tidak menerima pasien ibu hamil yang terkonfirmasi Covid-19. Demikian surat yang diterbitkan pihak rumah sakit dan ditandantangani oleh Dirut Rumah Sakit dr. Hendro Soelistijono.

Pasalnya, dua dokter Obstetri dan Gynecologi di rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 itu, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Setelah diketahui terkonfirmasi positif Covid-19.

Namun demikian diungkapkan juga, saat ini ada 3 tenaga medis di RSD dr. Soebandi yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Sehubungan dengan beberapa dokter Obstetri dan Gynecologi RSD dr. Soebandi Jember saat ini sedang menjalani isolasi mandiri karena Covid-19, maka untuk sementara waktu kami belum menerima rujukan Obstetri dan Gynecologi dengan Covid-19,” demikian isi surat pemberitahuan yang dikeluarkan pihak rumah sakit, Jumat (4/12).

Menanggapi terbitnya surat pemberitahuan tersebut, Wadir pendidikan RSD dr. Soebandi Jember dr. Arif Setyoargo membenarkan perihal informasi tersebut.

Namun demikian, kata dokter Arif, pihaknya tidak serta merta memberlakukan aturan lockdown pada wilayah poli kandungan itu.

“Layanan Poli Obsygn (poli kandungan) dan tindakan persalinan khusus ibu hamil yang tidak  Covid, masih dilayani oleh 2 dokter obsygn (lainnya). Sedangkan pasien ibu hamil dengan Covid, diarahkan ke RS yang lain. Karena 2 dokter obsygn tersebut (terkonfirmasi positif Covid-19), masuk kelompok rawan yang tertular Covid. Karena sudah umur dan punya penyakit Komorbid,” tulis dokter Arif saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Selain diketahui dua dokter ahli obsygn terkonfirmasi positif Covid-19, dokter Arif juga menyampaikan, ada satu tenaga medis lainnya, yang saat ini juga sedang menjalani isolasi mandiri.

“Jadi ada 3 (tenaga medis) yang terkonfirmasi positif Covid. Kondisinya semua tanpa gejala (kategori OTG),” ujarnya.

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Mati Gara-gara Tabrak ‘Pantat’ Pikap

Next

Plafon Pustu Rowotamtu Ambruk

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.