Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
BondowosoPeristiwa

RSUD dr Koesnadi Dirikan Tenda Darurat

By admin
June 27, 2021

Bondowoso,Motim-Rumah Sakit Umum (RSU) dr. Koesnadi Bondowoso meminta BPBD mendirikan tenda darurat, Sabtu (26/6/2021).

Tenda yang didirikan di halaman rumah sakit daerah itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Direktur RSUD. dr Koesnadi, dr. Yus Priyatna, mengatakan, tenda darurat untuk mengakomodir antrean pasien yang menunggu hasil tes Swab PCR.

Sebab, pemeriksaan swab PCR ini butuh kolektifitas, tidak bisa dilakukan satu persatu.

Belum lagi, di ruang IGD sendiri kini terjadi stagnasi pasien. Bahkan, 12 tempat tidur yang tersedia telah terisi penuh. Karena adanya pasien yang masih harus menunggu hasil swab PCR.

“Para pasien menunggu hasil tes swab PCR di Instalasi Gawat Darurat (IGD),” katanya dikonfirmasi.

Tak hanya ruang IGD, para nakes RSU. Dr. Koesnadi juga disebut kewalahan karena melonjaknya kasus Covid-19.

“Apalagi tenaga perawat sudah ada yang konfirmasi, (perawat di RSUD Koesnadi). Karena itu kita kemarin merekrut 20 tenaga tambahan,” ujarnya.

Sementara itu, RSU. Dr. Koesnadi menyiapkan tiga ruang isolasi.

“Total ada 125 tempat tidur. Tingkat okupansinya sekitar 55 persen. Diperkirakan masih cukup menampung pasien,” urainya.

Dihubungi terpisah Plt. Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Adi Sunaryadi menyebut pihaknya mengirimkan bantuan tenda darurat ke RSU. Dr. Koesnadi.

Ukuran tenda darurat seluas 6×12 meter dan dapat menampung sekitar 20 pasien.

“Tenda ukuran 6×12 tersebut kapasitasnya bisa menampung 20 pasien. Tenda itu akan dipasang sampai angka pasien covid-19 mengalami penurunan,”tutur Adi.

Standarisasi penggunaan tenda kata Adi, bukan untuk tempat rawat inap pasien covid, melainkan untuk memeriksa pasien jika di UGD sudah mengalami over load.

“Bukan untuk rawat inap, tapi untuk memeriksa pasien positif covid yang kondisinya parah atau tidak. Jadi untuk rawat inap dengan kondisi yang berat ada ruangan isolasi tersendiri,” pungkasnya.

Untuk informasi, penambahan kasus Covid-19 di Bondowoso pecah rekor. Dalam sehari terjadi penambahan kasus hingga mencapai 75 orang terkonfirmasi, pada Jum’at (25/6/2021) kemarin.

Disebut ini bahkan penambahan kasus C-19 tertinggi se Jawa Timur pada laporan peta C-19 provinsi Jatim, Jum’at (25/6/2021) (cw1)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

PKB Bondowoso Mulai Cek Son Untuk Pimilu 2024

Next

Selamatkan Warga dari Covid, Bupati Salwa Kebut Revisi Perbup

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.