Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlineJemberPeristiwa

Santri on Kampus UIN KHAS Jember Sambut HSN

By Redaksi Memo Timur
October 13, 2025

Jember,Motim – Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember memulai peringatan Hari Santri Nasional 2025 dengan penuh semangat, Senin (13/10/2025).

Kegiatan tahunan ini dikemas dalam tema “Santri on Kampus: Diversifikasi Ekoteologi dalam Beragam Makna” yang berlangsung selama satu bulan penuh di lingkungan kampus.

Rektor UIN KHAS Jember, Prof Hepni, menjelaskan bahwa acara ini menjadi momentum penting bagi civitas akademika untuk meneladani nilai-nilai luhur dari kaum santri.

Menurutnya, peringatan Hari Santri bukan hanya seremoni, melainkan upaya mendalam untuk menggali filosofi kesederhanaan, keikhlasan, dan kemandirian sebagai nilai hidup.

Prof Hepni menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut sangat relevan diterapkan di dunia pendidikan tinggi, terutama dalam membentuk karakter mahasiswa yang tangguh dan berintegritas.

Ia mencontohkan, sikap ikhlas tanpa pamrih menjadi fondasi penting dalam kehidupan berbangsa, sebab menguatkan mental generasi muda untuk berbuat tulus demi kemajuan bangsa.

Kesederhanaan juga, lanjutnya, memiliki makna sosial yang dalam karena mampu menekan kecemburuan sosial dan menumbuhkan rasa keadilan antar sesama.

Sementara kemandirian, menurut Prof Hepni, adalah nilai penting yang menjadikan seseorang tahan menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan budaya yang terus berubah.

“Orang yang terbiasa mandiri tidak akan kaget menghadapi turbulensi kehidupan. Ia lebih siap secara mental,” ujar Rektor menegaskan.

Dari sisi akademik, Hari Santri juga dimaknai dengan simbol-simbol budaya, seperti tradisi mengenakan sarung oleh seluruh sivitas kampus sebagai simbol kebebasan dan kesetaraan.

Menurut Prof Hepni, sarung merepresentasikan demokratisasi berpikir, berpendapat, dan berinovasi yang sejalan dengan semangat santri modern di perguruan tinggi Islam.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menghadirkan bedah buku bertema “Mengapa Para Kiai Menerima Pancasila sebagai Asas Tunggal” bersama Kiai Haji Ali Mashkur Musa.

Selain bedah buku, ditayangkan pula film dokumenter tentang KH Ahmad Siddiq, tokoh pencetus trilogi ukhuwah: Islamiyah, Wahdaniyah, dan Basyariah yang kini menjadi nilai universal.

Seluruh rangkaian acara akan berlangsung selama satu bulan penuh, dengan berbagai agenda akademik, budaya, dan reflektif yang memperkuat nilai santri di lingkungan kampus UIN KHAS Jember.

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Pimpin Upacara Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Perkuat Semangat “JATIM BISA” untuk Wujudkan Jatim Tangguh Terus Bertumbuh

Next

Proyek Pembangunan Jalan Usaha Tani Dusun Dliring Desa Winong Diduga kuat Di Mark Up

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.