Surabaya Motim – Tepat satu tahun setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menggelar santunan bagi anak yatim dan pengemudi ojek online (ojol) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (20/2/2026)
Kegiatan ini menjadi momen refleksi sekaligus wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat terdampak, termasuk ojol perempuan dan penyandang disabilitas. Sebanyak 60 anak yatim menerima bantuan perlengkapan sekolah, sementara 40 pengemudi ojol mendapatkan paket sembako.


Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai Grahadi. Para penerima tampak antusias bersalaman langsung dengan Gubernur Khofifah dan Wagub Emil, serta menerima tali asih sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah. Berbagai doa dan harapan turut disampaikan untuk keberlangsungan pembangunan Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan bahwa peringatan satu tahun pelantikan bukan sekadar formalitas, melainkan momentum mengevaluasi capaian dan menetapkan arah pembangunan.
“Alhamdulillah, hari ini tanggal 20 Februari, persis satu tahun saya dan Pak Emil dilantik oleh Pak Presiden di Istana Negara. Kami lebih fokus pada kerja nyata yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat,” tuturnya.
Memasuki tahun kedua kepemimpinan, Gubernur Khofifah menegaskan prioritas pada penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), peningkatan pendidikan, layanan kesehatan, dan pemerataan infrastruktur. Seluruh program diarahkan untuk menurunkan kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
“Harapan kita kualitas SDM, pendidikan, kesehatan, infrastruktur semakin membaik. Kemiskinan menurun, pertumbuhan ekonomi meningkat,” Jelasnya.
Gubernur Khofifah juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.
“Sinergi seluruh institusi baik lokal, regional, nasional, maupun global akan terus dimaksimalkan, agar kemajuan, kemakmuran, dan kedamaian di Jawa Timur bisa terwujud bersama,” terang Bu Gub.
Gubernur Khofifah menutup sambutan dengan doa agar seluruh amal perbuatan mendapat berkah, selaras dengan memasuki bulan suci Ramadhan.
“Semoga apa yang kita lakukan mendapat ridho, barokah, serta pahala dari Allah SWT,” ucapnya.
Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menyampaikan rasa syukur atas satu tahun perjalanan bersama Khofifah. Ia menilai Gubernur mampu menjalankan program nasional sekaligus memastikan agenda pembangunan daerah tetap berjalan optimal.
“Beliau menjalankan program-program nasional Asta Cita dan melanjutkan program Pemprov yang menjadi harapan masyarakat,” ucap Emil.
Beberapa gebrakan disebut Emil, seperti penghargaan kepada cabang dinas yang 100 persen distribusi ijazahnya selesai dan perluasan koridor Bus Trans Jatim di berbagai wilayah. Emil menambahkan optimisme bahwa Jawa Timur akan semakin maju di bawah kepemimpinan Khofifah.” Pungkasnya.(*/ady).