Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlineJemberPeristiwa

Sehari, 8 Warga Jember Meninggal Positif Covid-19

By admin
November 30, 2020

Jember, Motim – Tercatat dalam rilis perkembangan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Jember, Minggu (29/11) kemarin. Angka kematian pasien Covid-19 dalam sehari sebanyak 8 orang.

Jumlah pasien meninggal ini, terbanyak sejak awal Pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 lalu.

Kemudian terkait lokasi isolasi pasien Covid-19, karena penuhnya rumah sakit, juga mengandalkan penggunaan Jember Sport Garden (JSG) Kecamatan Ajung, sebagai lokasi isolasi sementara.

Jubir Satgas Tim Percepatan Penanganan Covid-19 Gatot Triyono mengatakan, jumlah pasien covid-19 yang meninggal pada Minggu (29/11/20) kemarin, merupakan jumlah terbanyak sejak awal pandemi.

“Dari data yang kami rilis, angka kematian 8 orang pasien Covid-19 ini, terbanyak dalam kurim waktu sehari. Biasanya paling banyak hanya 5 orang,” kata Gatot saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Senin (30/11).

Gatot menjelaskan, selain angka kematian pasien covid-19 yang mencetak rekor terbanyak di Jember. Kasus harian covid-19 di Jember trendnya selama beberapa pekan terakhir ini, juga mengalami peningkatan.

“Bahkan dampaknya pada lonjakan pasien Covid-19 ini, sejumlah rumah sakit rujukan di Kabupaten Jember, juga penuh. Sehingga pihak rumah sakit melakukan screening ketat pada pasien,” katanya.

Namun demikian hal ini, tidak kemudian pihak rumah sakit melakukan penolakan pasien.

“Sehingga jika dirasa pasien tersebut tidak memerlukan perawatan intensif dianjurkan karantina mandiri atau bisa di Jember Sport Garden (JSG),” katanya.

Hal ini dilakukan, lanjut pria yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Diskominfo Jember ini, sembari pasien tersebut menunggu yang masih menjalani perawatan di rumah sakit sembuh.

“Untuk tempat isolasi bagi pasien Covid-19 kami juga masih mengandalkan Jember Sport Garden (JSG), untuk tempat isolasi bagi pasien covid-19 tanpa gejala penyakit. Sedangkan untuk tempat isolasi lainnya masih dalam persiapan,” pungkasnya.

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Kasus Dugaan Korupsi Pasar Balung Naik ke Penyidikan

Next

Satu Calon Direksi Perumdam Tirta Mahameru Mengundurkan Diri

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.