Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
JemberPeristiwa

Simpatisan HRS Berdemo di Polres Jember

By admin
December 20, 2020

Jember, Motim-Puluhan simpatisan Habib Rizieq Shihab (HRS) di Kabupaten Jember Jumat siang (18/12/2020) menggeruduk Mapolres Jember. Mereka mendesak agar imam besar FPI Habib Rizieq dibebaskan tanpa syarat. Aksi ini disebut sebagai dukungan moral untuk Rizieq yang kini berada di Polda Metro Jaya.

Salah satu orator aksi Imam Taufik dalam orasinya meminta Polres Jember menyampaikan kedatangannya ke Mapolres Jember tidak ada maksud untuk melakukan tindakan makar. Sehingga mereka meminta secara baik-baik agar Polres Jember menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah pusat.

Bukan hanya meminta Habib Rizieq dibebaskan tanpa syarat. “Kami juga mendesak pemerintah pusat membentuk tim pencari fakta dan mengusut tuntas terkait penembakan enam anggota FPI di Jakarta,” tegasnya. Tidak cukup sampai di situ, di depan Mapolres Jember Imam juga meminta penegak hukum menghentikan upaya kriminalisasi ulama.

Wakapolres Jember, Kompol Windy Syafutra menjelaskan posisi polisi hanya bertugas untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah. Sehingga pihaknya memberikan kesempatan kepada para demonstran untuk menyampaikan pernyataan sikapnya terkait kasus yang ditangani Polda Metro Jaya, sebagai upaya menghormati kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi tersebut dikawal ketat oleh Anggota Polres Jember dan Brimob Polda Jatim. Polisi juga memasang kawat berduri di sekitar perempatan jalan kartini. Usai menyampaikan aspirasinya yang diwarnai takbir, massa ikuti himbauan polres membubarkan  diri, agar tidak terjadi kerumunan. (sp)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Diduga Hendak Nyuri Sepeda, Pria Berjaket Hitam Dihajar Massa

Next

Awal Tahun 2021, Penerbangan di Jember Aktif Kembali

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.