Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlineJemberPeristiwa

Tak Punya Rumah, Tinggal di Teras Warga

By admin
July 20, 2022

Jember, Motim-Nasib pilu dialami nenek Masi (75) warga Dusun Curah Laos, Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Jember, yang hidupnya terpaksa menumpang di emperan rumah warga.

Nenek yang belum sempat menikah dan tidak memiliki anak itu, terpaksa hanya bisa pasrah dengan kondisi yang dialaminya, dengan tinggal di emperan rumah warga sekitar tiga tahun lamanya.

Tidak hanya itu, nenek Masi juga tidak bisa berjalan seperti layaknya orang pada umumnya. Dikarenakan sejak kecil, sudah mengalami cacat fisik, yakni kakinya tidak bisa berjalan.

Kendati demikian, dengan berjalan dengan cara duduk, diapun melakukan aktifitas semampunya.

Informasi didapat, nenek Masi memiliki tiga saudara kandung. Namun mereka semua sudah berkeluarga dan tinggalnya lumayan jauh.

Sedangkan emperan rumah yang ditempati nenek Masi, milik dari anak dari saudara kandungnya.

“Rumah ini milik keponakan saya. Enak tidur disini,” katanya, saat ditemui wartawan, Selasa (19/7/2022).

Diketahui, rumah berlantai keramik itu dalam keadaan terkunci. Sehingga nenek Masi tidak masuk atau tinggal didalam rumahnya. “Kalau dibuatkan rumah didepan, saya mau,” sambil menunjuk ke lahan depan rumah.

Sementara, Ketua RT setempat Robian (32) menyampaikan, nenek Masi sebenarnya ada tempat tinggal disamping rumahnya. Mungkin karena ada tumpukan kayu dan dapur, dia enggan tinggal disana.

“Mungkin karena sering batuk, atau tidak nyaman,” ucapnya.

Sedangkan untuk makan, terkadang diantar oleh saudaranya. Bahkan juga, dibantu oleh tetangga sekitar.

Terkait bantuan pemerintah, BPJS dan lainnnya itu dapat. Tapi kalau Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tidak dapat.

“Kalau sakit, keluarganya yang merawat. Inginnya, dia punya rumah didepan rumah ponakannya itu,” jelasnya.

 

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Viral, Pengantin Kenakan Gaun dari Daun

Next

Jual Sapi Titipan, Ditangkap

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.