Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

Tiga Oknum PSHT Ditangkap

By admin
August 15, 2021

Jember, Motim-Tiga anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kecamatan Ambulu ditangkap karena melakukan penganiayaan terhadap anggota perguruan silat lain. Penganiayaan terjadi karena tersinggung soal sapaan.

“Tiga pelaku sudah kita tangkap. Satu tersangka masih di bawah umur,” kata Kapolsek Ambulu AKP Sudariyanto, Rabu (11/8/2021).

Pelaku diketahui berinisial MR (21), KR (18) dan MN (16). Mereka merupakan warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu. Sedangkan korbannya adalah anggota perguruan silat IKSPI Kera Sakti bernama Dani, warga Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo.

“TKP penganiayaan ada di Dusun Karang Templek, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu. Kejadiannya Sabtu malam kemarin,” terang Sudariyanto.

Saat itu, Dani bersama dua temannya sedang berada di warung. Kemudian bertemu dengan tiga pelaku. Salah satu pelaku kenal dengan Dani.

“Mereka saling sapa. Tapi mungkin ada sebutan dalam sapaan itu yang membuat pelaku tersinggung. Akhirnya terjadi penganiayaan ketika korban dalam perjalanan pulang,” terang Sudariyanto.

“Yang menjadi sasaran utama si Dani ini. Sedangkan dua temannya berhasil kabur. Korban dicekik dan dipukuli, lalu ditinggalkan begitu saja,” kata Sudariyanto.

Keesokan harinya, peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Ambulu. Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk menangkap pelakunya. Karena salah satu pelaku merupakan teman korban.

“Upaya perdamaian sudah dilakukan. Namun tak ada titik temu. Sebagai tindaklanjut, kita proses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Sudariyanto

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Lunasi Honor Perangkat 6 Tahun, Mantan Kades Bindelan Masih Dituntut

Next

Jual Salad Saat Pandemi, Omset Capai Ratusan Juta Per Bulan

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.