Tim Dokter Hewan Dinas Peternakan Jatim Pastikan Kesehatan Sapi Kurban Presiden RI, Gubernur Khofifah, dan Wagub Emil di Masjid Al Akbar Surabaya

Surabaya Motim – Tim dokter hewan dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur melakukan pemeriksaan intensif terhadap hewan kurban milik Presiden RI, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak di area Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Rabu (4/6/2026).
Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari kegiatan _Antemortem_ dan _Postmortem_ Hewan Kurban 1447 H / 2026 M. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat, layak, dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Dari pantauan di lokasi, sapi kurban yang diperiksa terlihat terawat dengan baik dan ditempatkan dalam kandang yang bersih. Tim medis melakukan pengecekan fisik, suhu tubuh, hingga kondisi organ dalam sesuai standar kesehatan hewan.

Gubernur Khofifah yang hadir meninjau langsung proses pemeriksaan mengapresiasi kerja cepat dan teliti tim dokter hewan. Ia menegaskan pentingnya pengawasan kesehatan hewan kurban, terutama yang berasal dari pejabat publik, agar menjadi contoh bagi masyarakat.
“Kita ingin memastikan hewan kurban yang disembelih benar-benar sehat, bebas penyakit, dan memenuhi syariat. Ini bentuk tanggung jawab kita bersama,” ujar Khofifah.
Senada dengan itu, Wagub Emil Dardak menyampaikan bahwa pemeriksaan _antemortem_ sebelum penyembelihan dan _postmortem_ sesudahnya adalah prosedur wajib untuk menjaga kualitas daging kurban.
Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jatim Indyah Aryani menjelaskan bahwa seluruh hewan kurban yang masuk ke Masjid Al Akbar telah melalui proses seleksi awal. “Tim kami siaga penuh untuk memastikan tidak ada penyakit hewan menular yang lolos. Kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pejabat Pemprov Jatim dan para dokter hewan yang mengenakan jas putih. Suasana berlangsung tertib dengan antusiasme masyarakat yang menyaksikan proses pemeriksaan.
Dengan adanya pengawasan ketat ini, diharapkan pelaksanaan kurban 1447 H di Jawa Timur berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang menerima daging kurban.(*/ady)