Tingkatkan Kepercayaan Investor, Pemprov Jatim Optimalkan Layanan Helpdesk dan Klinik Investasi

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur
Surabaya Motim – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus berupaya memperkuat iklim investasi dan memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha serta masyarakat luas melalui optimalisasi kanal pengaduan Helpdesk.
Layanan ini dihadirkan sebagai pintu masuk utama untuk memfasilitasi berbagai aduan dan kendala yang dihadapi masyarakat maupun pelaku bisnis di Jawa Timur.
Aplikasi Helpdesk ini memungkinkan pengguna untuk memasukkan data aduan yang nantinya akan direkam dan ditindaklanjuti secara langsung melalui integrasi WhatsApp. Kanal ini terhubung langsung sebagai bagian dari ekosistem Klinik Investasi Pemprov Jatim untuk memberikan solusi atas berbagai permasalahan, mulai dari perizinan, penyelesaian kendala operasional, hingga bantuan promosi usaha.
“Aplikasi Helpdesk ini digunakan untuk melayani dan memberikan kanal pengaduan bagi masyarakat yang memerlukan pelayanan kami. Ini menjadi pintu masuk untuk mendapatkan pelayanan dari Klinik Investasi. Jika ada permasalahan terkait perizinan, penyelesaian urusan, hingga bantuan promosi, akan dipilah dan ditangani sesuai jalurnya,” tutur Kepala DPMPTSP Jatim,Dr. Ir. Dyah Wahyu Ermawati, M.A.Senin (28/9/2026).
Meskipun layanan Helpdesk ini sudah ada sebelumnya, Pemprov Jatim kembali menggaungkan dan mengoptimalkan penggunaannya sebagai ikon baru pendukung Klinik Investasi. Langkah ini diambil guna merespons dinamika kebutuhan masyarakat serta pelaku usaha dengan cepat dan transparan.
Lebih lanjut, pihak Pemprov Jatim menekankan bahwa aspek terpenting dalam menarik dan mempertahankan investasi bukanlah sekadar kelengkapan informasi atau tersedianya pelaku usaha, melainkan rasa percaya (trust) terhadap pemerintah daerah.
“Yang paling penting adalah _trust_ atau kepercayaan. Informasi dan pelayanan sudah ada, tetapi yang perlu terus ditingkatkan adalah kepercayaan investor terhadap Jawa Timur. Layanan ini terbuka untuk umum, siapa saja boleh mengadu jika ada hal yang kurang sesuai,” tambahnya.
Dengan adanya optimalisasi layanan Helpdesk dan Klinik Investasi ini, Pemprov Jatim berharap dapat menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif, meningkatkan kepercayaan para pebisnis, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur secara berkelanjutan.(*/ady).
