Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

Tongkat Estafet Pangdam V/Brawijaya Berpindah, Gubernur Khofifah: Sinergi Forkopimda Kunci Pembangunan Jatim

By Redaksi Memo Timur
October 30, 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin kepada Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto dalam acara lepas sambut Pangdam V/Brawijaya di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya Surabaya

Surabaya Motim – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk melanjutkan sinergi dengan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Piek Budyakto, dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri acara lepas sambut Pangdam V/Brawijaya dari Mayjen TNI Rudy Saladin kepada Mayjen TNI Piek Budyakto di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Rabu malam, 28 Oktober 2026.

Dalam kesempatan itu, Khofifah menyambut kedatangan Mayjen TNI Piek Budyakto sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Mayjen TNI Rudy Saladin atas dedikasi dan kerja sama selama bertugas di Jawa Timur.

“Hari ini tongkat estafet kepemimpinan berpindah dari Mayjen TNI Rudy Saladin kepada Mayjen TNI Piek Budyakto. Untuk itu, kami menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas di Bumi Majapahit,” kata Khofifah.

“Malam hari ini juga kita melepas Mayjen TNI Rudy Saladin supaya bisa terbang tinggi dan tinggi lagi. Terima kasih atas _partnership_ dan dedikasi beliau yang luar biasa,” tambahnya.

Menurut Khofifah, sinergi dan kolaborasi seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi salah satu kunci dalam mendukung pembangunan Jawa Timur. Karena itu, kemitraan antarlembaga perlu terus diperkuat agar berbagai program dapat berjalan selaras dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya meyakini sukses yang tercapai ini karena sinergi dan kolaborasi Forkopimda Jawa Timur. Ini adalah bagian dari _partnership_ kita semua,” imbuhnya.

Khofifah menjelaskan, kerja sama tersebut perlu diwujudkan melalui silaturahmi harakiyah, yakni hubungan yang tidak hanya terjalin secara personal, tetapi juga dilanjutkan dengan kerja nyata dan kesinambungan program.

“Silaturahmi ini bukan sekadar menjaga hubungan baik, tetapi juga silaturahmi harakiyah, yakni menyambungkan program dan memperkuat kerja bersama,” terangnya.

Ia menambahkan, Jawa Timur memiliki 38 kabupaten/kota sehingga membutuhkan koordinasi yang kuat dari seluruh pihak untuk mendukung pembangunan daerah.

“Jawa Timur memiliki sekitar 37 persen dari total luas wilayah Pulau Jawa dengan 38 kabupaten/kota, jumlah terbanyak di Indonesia. Karena itu, sinergi seluruh pihak menjadi sangat penting dalam membangun Jawa Timur,” bebernya.

*Wujud Nyata Sinergi Pemprov dan Kodam*

Menurut Khofifah, sinergi Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya diwujudkan melalui sejumlah program kolaborasi. Di antaranya pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi rumah layak huni, pengembangan SMAN 5 Taruna Brawijaya, serta dukungan terhadap pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

“Alhamdulillah, berbagai program konkret sangat banyak kami realisasikan bersama. Ini adalah wujud sinergi lintas sektor. Tujuannya tentu supaya kesejahteraan masyarakat bisa terus ditingkatkan,” lanjutnya.

Selain mendukung pembangunan, kolaborasi kedua pihak juga berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui penanganan dinamika unjuk rasa pada akhir Agustus 2025 serta pemberantasan premanisme.

Koordinasi lintas lembaga juga diperkuat melalui pembentukan satuan tugas terpadu penanganan premanisme berdasarkan Keputusan Gubernur serta penerbitan Surat Edaran Bersama Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur, dan Pangdam V/Brawijaya mengenai penggunaan sistem pengeras suara di wilayah Jawa Timur.

Ke depan, Khofifah menekankan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika sosial dan ekonomi, perkembangan teknologi informasi, hingga potensi bencana.

“Semoga keamanan dan ketertiban masyarakat Jawa Timur dapat terus terjaga. Karena itu, komunikasi dan koordinasi harus terus diperkuat agar berbagai persoalan dapat diantisipasi dan ditangani secara tepat,” katanya.

Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Khofifah juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat persatuan melalui kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kepemimpinan dan tempat tugas dapat berganti, tetapi hubungan baik dan semangat kebersamaan harus tetap terjaga. Inilah yang menjadi modal penting untuk terus menjaga Jawa Timur tetap aman, kondusif, dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

*Saling Apresiasi*

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan sinergi dengan Pemprov Jatim dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas wilayah.

“Kami sangat senang disambut dengan baik di Jawa Timur. Kami meyakini berbagai potensi yang dimiliki Jawa Timur merupakan kekuatan penting bagi kawasan sekitarnya,” ujar Piek.

Ia juga berharap dukungan dan arahan dari Gubernur Khofifah serta jajaran Forkopimda dapat memperkuat pelaksanaan tugasnya sebagai Pangdam V/Brawijaya.

Pada kesempatan sama, Mayjen TNI Rudy Saladin menyampaikan terima kasih kepada jajaran Forkopimda Jawa Timur atas dukungan dan sinergi selama dirinya menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya. Ia berharap kerja sama yang telah terbangun dapat terus berlanjut di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Piek Budyakto.

“Terima kasih atas seluruh sinergi yang telah terbangun selama ini. Saya yakin Kodam V/Brawijaya akan terus maju. Saya juga memohon doa dan dukungan agar diberikan kelancaran serta kemudahan dalam menjalankan tugas di tempat yang baru,” katanya.(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Gubernur Khofifah Apresiasi RSUD Dr Soetomo Raih Akreditasi Internasional JCI Tiga Kali Berturut, Dorong Penguatan Kualitas Layanan Kesehatan Bertaraf Global

Next

Era Meritokrasi, Ning Lia: Anak Muda Punya Peluang Jadi Legislator Berintegritas

SeedbacklinkBanner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.