Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
JemberPeristiwa

Tubuh Wanita Ini Hancur Diduga Menabrakkan Diri ke KA

By admin
August 29, 2021

Jember, Motim-Warga yang tinggal di Dusun Krajan, Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, mendadak geger. Pasalnya, Rohma (56) warga setempat, ditemukan tewas mengenaskan di jalur rel Kereta Api (KA) KM 172/4 desa setempat, Rabu (25/08/2021) sekitar pukul 21.05 WIB. Diduga kuat, korban tewas akibat menabrakkan diri ke KA yang melintas dengan kecepatan tinggi.

Menurut Humas PT KAI Daop 9 Jember, Tohari mengatakan awalnya pihaknya menerima laporan dari penilik rel kereta, yang menemukan tubuh korban terpotong menjadi beberapa bagian. “Selanjutnya penemuan tersebut dilaporkan ke Mapolsek Tanggul,” kata Tohari.

Tohari memastikan, korban meninggal bukan karena tertabrak kereta api, namun dimungkinkan menabrakkan diri dari arah samping. “Sebab, menurut keterangan massinis kereta api yang terakhir melintas tidak menabrak apapun,” ungkapnya.

Sementara Kapolsek Tanggul AKP Akhmad Musofa saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Hanya saja Musofa belum bisa memberikan keterangan detail kepada wartawan, dengan alasan kasihan dan tidak tega kepada korban.

“Namun yang jelas, saat kejadian korban yang merupakan warga Desa Klatakan itu sedang berjalan kaki sebelum akhirnya menabrakkan diri ke kereta api. Setelah divisum di rumah sakit RSD Soebandi, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” ungkap Musofah. (sp)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Siswi SMP 8 Kali Dicabuli Tetangga

Next

Sejumlah Toko Modern Beroperasi Tanpa Ijin

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.