Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlinePemerintahanPeristiwaSurabaya

Tutupi Kekurangan , Pemprov Jatim Akan Melakukan Efisiensi dalam APBD 2026 , Terutama Kegiatan Seremonial dan Perjalanan Dinas

By Redaksi Memo Timur
September 12, 2025

Surabaya Motim – Perencanaan efisiensi Anggaran Pemprov Jatim masih akan terus dilakukan. Termasuk dalam Rancangan APBD Jatim 2026, Pemprov menjanjikan efisiensi akan dilakukan pada kegiatan seremonial dan perjalanan dinas.

Kepastian ini disampaikan Sekdaprov Jatim Adhy Karyono di sela Rapat Paripurna DPRD Jatim, Rabu (10/9/2025).

Rapat Paripurna tersebut beragenda Pengantar Nota Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Timur tahun 2026 oleh gubernur.

“Kegiatan yang sifatnya seremonial, kemudian perjalanan dinas,” tuturnya saat ditanya tentang pemangkasan yang dilakukan pada APBD Jatim 2026.

Dalam rapat paripurna ini, diketahui bahwa postur anggaran APBD Jatim 2026, dari sisi pendapatan diketahui sekitar Rp 28,26 triliun. Sedangkan dari sisi belanja daerah, diketahui sekitar Rp 29,25 triliun.

Untuk perjalanan dinas, Adhy menegaskan memang akan melakukan sejumlah pengetatan. Termasuk untuk kunjungan ke luar negeri. Sebagai bentuk efisiensi anggaran, perjalanan dinas ke luar negeri bakal sangat selektif.

“Perjalanan dinas luar negeri sangat selektif ya. Memang kalau itu undangannya penting sekali baru mungkin,” ucapnya.

Sebelum menjelaskan tentang pemangkasan kegiatan ini, Adhy Karyono terlebih dahulu memaparkan bahwa dari sisi pendapatan tahun 2026 memang sedikit berkurang dari tahun sebelumnya. Musababnya, implementasi UU Nomor 1 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah pusat dan Daerah.

Ini berpengaruh terhadap potensi pengurangan pendapatan Pemprov Jatim. Untuk menambal pendapatan yang berkurang, Pemprov Jatim menegaskan akan memutar otak.

Pak Sekda menyebutkan , berbagai sektor strategis lain diluar pajak akan terus digenjot misalnya dari BUMD.

“Bagaimana optimalisasi dari BUMD untuk menghasilkan pendapatan juga pengelolaan aset,” pungkasnya.(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Sidang Paripurna Sepakati P-APBD 2025 , Pemprov dan DPRD Jatim Fokus Pengentasan Kemiskinan

Next

Kembali Jadi Tuan Rumah FESyar Regional Jawa di Tahun 2025, Gubernur Khofifah: Jatim Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah Nasional Menuju Global

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.