Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

Grand Final Raka-Raki Jatim 2026, Sekda: Bukan Sekadar Kompetisi tapi Kaderisasi Duta Budaya

By Redaksi Memo Timur
August 8, 2026
Sekdaprov Jatim Adhy Karyono didampingi Lia Istifhama Anggota DPD RI dan Kadisbudpar Jatim Evy Efianasari bersama Para Grand Final Raka Raki 2026.

Surabaya Motim – Ajang *Pemilihan Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur 2026* resmi mencapai puncaknya. *Raka Akhdan Muhammad Zahran Wibisono* dari Kabupaten Malang dan *Raki Deninta Festi Berliani* dari Kota Surabaya dinobatkan sebagai Raka-Raki Jawa Timur 2026.

Penobatan keduanya berlangsung dalam Grand Final yang digelar di *Aston Gresik Hotel, Jumat (7/8/2026) malam*.

Grand Final Raka Raki 2026 di Hotel Aston Gresik.

Terpilihnya Raka dan Raki tahun ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi dua figur muda terbaik Jawa Timur. Ajang ke-28 ini juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda sebagai penggerak promosi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif di daerah.

*Dorong Pariwisata Berkelanjutan*
Anggota DPD RI *Lia Istifhama* atau Ning Lia mengatakan, penyelenggaraan Raka-Raki Jawa Timur 2026 membawa gagasan penting tentang pariwisata berkelanjutan.

Menurutnya, Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu gerbang pariwisata nasional. Hal ini sejalan dengan visi Gubernur Jawa Timur *Khofifah Indar Parawansa* yang menjadikan Jatim sebagai *”Gerbang Baru Nusantara”*.

“Dalam momen Grand Final Raka-Raki Jawa Timur ke-28 tahun 2026 ini, kita mendapatkan sebuah _brainstorming_ bahwa pariwisata harus berkelanjutan,” ujar Ning Lia.

Ia menilai, potensi pariwisata Jawa Timur harus terus dikembangkan dengan melibatkan generasi muda. Raka-Raki yang terpilih diharapkan tidak hanya menjadi simbol promosi wisata, tetapi juga mampu mengenalkan potensi daerah masing-masing ke tingkat nasional hingga internasional.

“Pemuda adalah _agent of change_. Jika dikaitkan dengan teori peran, generasi muda punya peran besar dalam memperkuat sektor pariwisata di daerah masing-masing. Semoga Raka-Raki yang terpilih nanti bisa terus menggaungkan potensi lokal untuk mengangkat wilayahnya agar semakin go nasional sekaligus go internasional,” tegasnya.

*Bukan Sekadar Kompetisi*
Sementara itu, *Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono* menegaskan bahwa Pemilihan Raka-Raki bukan sekadar kompetisi memperebutkan gelar juara.

“Pemilihan Raka-Raki pada malam ini bukanlah sekadar kompetisi atau penobatan. Ini bukan pula ajang gengsi untuk memperoleh juara,” kata Adhy.

Menurutnya, ajang ini merupakan proses kaderisasi agar generasi muda mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif Jawa Timur.

Adhy menyebut, Jawa Timur membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cakap berkomunikasi, tetapi juga memiliki integritas, wawasan kebangsaan, kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi, serta kecintaan terhadap budaya daerah.

“Kita lihat bagaimana peningkatan arus wisatawan asing maupun domestik yang sangat tinggi masuk ke Jawa Timur. Ini membutuhkan generasi muda yang mampu menjadi _agent of change_, duta budaya, dan duta pariwisata,” jelasnya.

Ia menegaskan, sosok Raka-Raki yang ideal adalah generasi muda yang mampu membawa pesan positif tentang Jawa Timur sekaligus menjadi bagian dari pembangunan sektor pariwisata dan kebudayaan.

“Itulah Raka-Raki yang sebenarnya dibutuhkan untuk membangun citra positif pariwisata dan budaya di Jawa Timur,” pungkasnya.

Dengan terpilihnya Raka Akhdan Muhammad Zahran Wibisono dan Raki Deninta Festi Berliani, keduanya kini mengemban tugas sebagai wajah promosi pariwisata Jawa Timur. Tantangan ke depan bukan hanya memperkenalkan destinasi wisata, tetapi juga membawa cerita tentang budaya, kreativitas, dan potensi lokal Jawa Timur ke panggung yang lebih luas..(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Pemerintah Sosialisasikan Aturan Baru Bedah Rumah di Jawa Timur

Next

Pemprov Jatim Gelar Dzikir , Sholawat dan Doa Bersama Habib Syech di Grahadi

SeedbacklinkBanner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.