Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

593 Korban MBG di Sidoarjo, DPD RI Ning Lia Turun Langsung Beri Dukungan Mental

By Redaksi Memo Timur
September 3, 2026
Dr.Hj.Lia Istifhama.,S.Sos.,S.H.I.,S.Sos.I.M.E.I Anggota DPD /MPR RI Jawa Timur.

Surabaya Motim – Jumlah korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, terus bertambah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo per Rabu, 2 September 2026 pukul 19.00 WIB, total korban mencapai 593 orang.

Merespons kejadian tersebut, Anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama, langsung bertolak dari Jakarta menuju Sidoarjo. Sosok yang akrab disapa Ning Lia ini hadir di RS Delta Surya untuk memberikan penguatan mental atau _mental healing_ kepada para korban.

Dr.Hj.Lia Istifhama.,S.Sos.,S.H.I.,S.Sos.I.M.E.I Anggota DPD /MPR RI Jawa Timur Kunjung Korban Kercunan MBG di RS Deta sari Sidoarjo.

*Dampingi Santri Manba’ul Hikam, Penyumbang Korban Terbanyak*

Fokus kunjungan Ning Lia tertuju pada puluhan santri dari Pondok Pesantren Manba’ul Hikam. Pesantren tersebut menjadi penyumbang korban terbanyak dengan jumlah lebih dari 400 santri yang masih menjalani perawatan intensif.

Di ruang perawatan, Ning Lia berinteraksi hangat dengan para santri. Ia mengajak berbincang, mendengarkan keluh kesah, dan memberikan motivasi agar kondisi psikologis mereka tetap stabil setelah mengalami musibah mendadak akibat keracunan.

Langkah _mental healing_ ini dinilai penting untuk mengurangi rasa trauma dan kecemasan para santri pasca-sakit.

*Kondisi Pasien Membaik, Sebagian Sudah Pulang*

Sejalan dengan upaya pemulihan psikologis, kondisi medis para pasien di RS Delta Surya juga menunjukkan perkembangan positif.

Direktur RS Delta Surya Sidoarjo, dr. Warih Kusumaningtyas, http://M.Kes., FISQua, menyampaikan bahwa mayoritas pasien sudah tertangani dengan baik.

“Alhamdulillah kondisi para pasien secara umum terus membaik. Sebagian besar gejalanya sudah tertangani dengan baik, dan beberapa pasien yang kondisinya sudah stabil serta memenuhi syarat medis hari ini sudah diizinkan untuk pulang ke rumah,” ujar dr. Warih.

Ning Lia juga mengapresiasi kesiapsiagaan tim medis RS Delta Surya. Rumah sakit tersebut merupakan satu dari sembilan rumah sakit di Sidoarjo yang menampung para korban sejak Selasa, 1 September 2026.

“Saya mengapresiasi kesiapsiagaan tim medis RS Delta Surya yang memberikan pelayanan medis terbaik untuk korban yang datangnya silih berganti hingga siang hari tadi,” ungkap Ning Lia.

*Utamakan Pertolongan, Bukan Saling Menyalahkan*

Dalam kesempatan itu, politikus muda ini menekankan pentingnya penanganan darurat saat terjadi krisis.

“Saat terjadi musibah, seharusnya tidak perlu mencari siapa yang salah terlebih dahulu, tetapi kita mencari siapa yang pertama kali harus diberikan pertolongan,” pungkasnya. (*/ady.

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Yearly Villa Rental Bali vs Short-Term Leases: A Tenant’s Decision Guide

Next

Dorong Transparansi, ESDM Jatim Gelar Coaching Clinic MinerbaOne untuk 219 Pemegang IUP

SeedbacklinkBanner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.