Anggota DPD RI Dr. Lia Istifhama Apresiasi Penganugerahan Lencana Emas kepada Dr. Sri Untari Ketua Komisi E DPRD Jatim

Surabaya Motim – Penganugerahan penghargaan bergengsi kepada tokoh perempuan yang konsisten menggerakkan ekonomi kerakyatan menuai apresiasi luas. Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, memberikan ucapan selamat sekaligus pujian atas diserahkannya Lencana Emas Jer Basuki Mawa Beya kepada Dr. Sri Untari Bisowarno,M.AP., atas pengabdiannya selama tiga dekade di bidang koperasi.
Momentum Penguatan Ekonomi Rakyat.
Penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Bagi Lia Istifhama, penghargaan bagi tokoh penggerak koperasi seperti Sri Untari menjadi pengingat penting bahwa fondasi pembangunan ekonomi tidak hanya bergantung pada usaha skala besar, melainkan juga pada penguatan ekonomi rakyat dari tingkat komunitas dan keluarga.
“Apresiasi ini menjadi momentum untuk menyoroti pentingnya dukungan pemerintah terhadap perempuan yang berperan aktif dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Kiprah Ibu Sri Untari menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan dapat diwujudkan melalui pengembangan kelembagaan ekonomi, penguatan koperasi, serta upaya membangun kemandirian masyarakat,” ungkap Lia.
Senator asal Surabaya yang juga menempuh pendidikan doktoral di UINSA ini menambahkan bahwa penghargaan tersebut mampu menjadi pemantik semangat bagi kaum perempuan lainnya untuk terjun langsung ke dalam gerakan ekonomi produktif. Pengabdian selama tiga dekade juga mempertegas urgensi menjaga keberlangsungan koperasi sebagai instrumen vital pemberdayaan masyarakat.
Peran Aktif Pemprov Jatim dalam Pemberdayaan Perempuan.
Lebih lanjut, Lia menilai penganugerahan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam memperkuat peran perempuan di Jawa Timur. Berbagai program peningkatan kapasitas, perluasan akses pembiayaan, hingga pendampingan terus dihadirkan agar UMKM yang digawangi perempuan mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan global.
“Kita melihat dukungan Bu Gubernur dalam upaya menguatkan UMKM termasuk yang dikelola perempuan dengan melakukan peningkatan kapasitas pengelolaan, akses pembiayaan, perluasan pasar, serta pendampingan agar usaha anggota mampu bertahan dan berkembang,” tutur Lia.
Sementara itu, Sri Untari yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur mengaku bersyukur dan tidak menyangka bisa menerima penghargaan tertinggi dari Pemprov Jatim tersebut setelah 30 tahun mendedikasikan diri untuk koperasi wanita dan ekonomi kerakyatan.
“Matur suwun sanget ibu gubernur kerso melihat apa yang saya kerjakan selama 30 tahun. Penghargaan ini bukan semata-mata pencapaian pribadi, melainkan bentuk apresiasi terhadap perjuangan panjang gerakan koperasi, khususnya koperasi wanita, dalam memperkuat ekonomi rakyat,” pungkasnya.(*/ady)
