Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

Gubernur Khofifah Dampingi Menko AHY Resmikan 166 Hunian Layak di Gresik

By Redaksi Memo Timur
August 2, 2026

Wujudkan Lingkungan Aman, Sehat, Resik, Indah dan Berkelanjutan bagi Warga Desa Campurejo

Surabaya Motim – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan Program Pengentasan Kawasan Permukiman Kumuh melalui Dana Alokasi Khusus Tematik Pengentasan Kawasan Kumuh Terpadu (DAK-TPPKT) Tahun Anggaran 2025. Peresmian dilakukan di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Sabtu (1/8).

Peresmian ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat dalam menghadirkan kawasan permukiman yang layak huni, aman, sehat, resik, indah (ASRI), dan berkelanjutan.

Sebanyak 166 unit rumah berhasil dibangun melalui program tersebut. Rinciannya meliputi 69 unit pembangunan baru relokasi, 33 unit pembangunan baru in situ, 43 unit peningkatan kualitas rumah, serta 21 unit pembangunan baru melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Selain rumah, kawasan seluas 7,11 hektare ini juga dilengkapi infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, drainase, tandon air, sambungan air bersih rumah tangga, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), hingga Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R). Program ini memberi manfaat bagi 288 kepala keluarga atau sekitar 1.152 jiwa dengan tipe rumah 6×7 meter di atas lahan 6×10 meter.

“Alhamdulillah, hari ini masyarakat Desa Campurejo bisa merasakan langsung manfaat nyata dari sinergi pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta,” kata Gubernur Khofifah.

“Program ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui lingkungan yang lebih layak huni,” tambahnya.

Dari total 166 unit, 145 unit didanai melalui DAK-TPPKT, sedangkan 21 unit lainnya merupakan dukungan CSR Pakuwon Group bersama Habitat for Humanity Indonesia.

“Ini contoh nyata pembangunan yang inklusif. Dengan gotong royong seluruh pemangku kepentingan, percepatan pengentasan kawasan kumuh bisa kita wujudkan secara optimal,” jelas Khofifah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah dan Menko AHY juga berdialog dengan warga penerima manfaat. Khofifah mengaku terharu mendengar langsung ungkapan syukur masyarakat.

“Saya menyapa beberapa keluarga yang kini menempati rumah hasil pembangunan dan revitalisasi. Mereka menyampaikan terima kasih karena kini memiliki tempat tinggal yang jauh lebih layak,” ungkapnya.

“Perubahannya luar biasa. Bukan hanya rumahnya, tetapi juga jalan, drainase, air bersih, pengolahan limbah, hingga pengelolaan sampah. Lingkungannya jauh lebih rapi dan nyaman,” lanjutnya.

Menko AHY menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Jatim menjadi salah satu provinsi penerima DAK-TPPKT 2025 di lima lokasi, yaitu Kabupaten Gresik, Lumajang, Mojokerto, Pasuruan, dan Kota Madiun. Selain itu, Pemprov Jatim juga mengalokasikan APBD untuk dua lokasi tambahan di Kabupaten Mojokerto dan Pasuruan.

“Saya mengapresiasi Ibu Gubernur. Dukungan tambahan melalui APBD menunjukkan komitmen kuat agar semakin banyak masyarakat menikmati hunian layak,” ujar AHY.

“Ini adalah bukti bahwa negara hadir. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah hadir untuk memastikan kualitas hidup masyarakat terus meningkat,” tegasnya.

Salah satu penerima manfaat, Imam Hamsori, menyampaikan rasa syukurnya.

“Dulu rumah saya kalau hujan air masuk. Sekarang alhamdulillah sudah layak huni. Terima kasih Bapak Presiden Prabowo, Pak Menko AHY, Ibu Gubernur Khofifah, Pak Bupati Gresik, dan semua pihak,” ucapnya.

“Dulu lingkungan kami kumuh. Sekarang lebih bersih, tertib, aman, dan warga jadi lebih akrab. Kami benar-benar merasakan kebahagiaan,” pungkasnya .(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Ning Lia: Menanam Mangrove Sama Artinya Menanam Masa Depan Ekonomi Pesisir

Next

Jawa Timur Kembali Juara Umum LKS Nasional 2026 Keempat Kalinya

SeedbacklinkBanner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.