Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

Ning Lia: Menanam Mangrove Sama Artinya Menanam Masa Depan Ekonomi Pesisir

By Redaksi Memo Timur
August 2, 2026

Surabaya Motim – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, menghadiri Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 yang dipusatkan di Pantai Panduri, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Rabu (29/7/2026).

Senator yang akrab disapa Ning Lia itu menilai kegiatan tahunan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, baik dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir maupun menggerakkan potensi pariwisata daerah.

“Agenda ini menjadi wadah konkret untuk menjaga alam sekaligus mendongkrak daya tarik wisata di sepanjang kawasan pantai utara,” ujar Ning Lia usai kegiatan.

Melihat solidnya pelaksanaan acara, Ning Lia mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilai berhasil membangun sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Tuban, Kelompok Tani Hutan, hingga masyarakat lokal dalam merawat lingkungan.

“Ini wujud kolaborasi yang sangat baik. Kehadiran Ibu Gubernur, Kaka Slank, jajaran pemerintah daerah, hingga masyarakat membuktikan bahwa pelestarian alam membutuhkan kerja bersama. Festival ini tidak sebatas seremoni, melainkan juga media edukasi agar kepedulian publik terhadap lingkungan semakin menguat,” jelasnya.

Ia menegaskan, keberadaan hutan mangrove merupakan investasi jangka panjang untuk generasi mendatang. Upaya pelestarian pesisir di Tuban diharapkan dapat menginspirasi daerah-daerah lain di Indonesia.

Menurut Ning Lia, Kabupaten Tuban memiliki potensi maritim yang besar dengan bentang garis pantai mencapai kurang lebih 65 kilometer. Keberadaan ekosistem mangrove yang terjaga akan berfungsi ganda: sebagai benteng pertahanan ekologi sekaligus penggerak ekonomi warga berbasis pariwisata berkelanjutan.

“Menanam mangrove itu sama artinya dengan menanam masa depan ekonomi masyarakat. Apa yang kita tanam hari ini menjadi penyangga lingkungan yang sehat dan membuka peluang pariwisata pesisir yang ramah lingkungan,” paparnya.

Anggota DPD RI ini juga mengapresiasi konsistensi Kelompok Tani Hutan di Tuban yang terus merawat kawasan mangrove. Ia berpesan agar tata kelola wilayah pesisir tetap memprioritaskan kelestarian alam dan menekan alih fungsi lahan yang berisiko merusak ekosistem.

Peringatan Hari Mangrove yang dirangkai dengan penanaman bibit secara massal ini turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, musisi Kaka Slank, anggota DPR RI, DPRD Provinsi, Forkopimda Jawa Timur dan Kabupaten Tuban, serta berbagai elemen masyarakat.(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Permudah Administrasi Nelayan, UPT PPP Pondokdadap Sosialisasikan Dokumen dan Tarif Tambat Labuh

Next

Gubernur Khofifah Dampingi Menko AHY Resmikan 166 Hunian Layak di Gresik

SeedbacklinkBanner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.