Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

Gubernur Khofifah Kerahkan Tim SAR dan Kirim 100 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

By Redaksi Memo Timur
August 18, 2026

Surabaya Motim – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam atas gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat memberikan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.

Dukungan tersebut meliputi pengerahan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), penyiapan tenaga kesehatan, hingga pengiriman bantuan logistik untuk mendukung proses pencarian dan pertolongan, pelayanan kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan dasar.

“Atas nama pribadi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan seluruh masyarakat Jawa Timur, saya menyampaikan duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Hati dan doa kami bersama saudara-saudara kita di NTT, terutama keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta,” ujar Khofifah di Surabaya, Senin (17/8).

“Semoga korban meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan dan ketabahan, kepada korban luka semoga segera diberikan kesembuhan,” imbuhnya.

Tim Advance dan Tim Kesehatan Diberangkatkan
Sebagai langkah awal, BPBD Jatim memberangkatkan tujuh personel advance ke wilayah terdampak pada Minggu (16/8). Enam personel merupakan Tim Reaksi Cepat (TRC) / Urban Search and Rescue (USAR) yang akan bergabung dengan Basarnas dan unsur potensi SAR dalam operasi pencarian dan pertolongan.

Satu personel lainnya dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) ditugaskan mendukung pengumpulan, pengolahan, dan sinkronisasi data kebencanaan di lapangan.

Selain operasi SAR, tim advance juga melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD setempat serta melakukan asesmen untuk memetakan kebutuhan mendesak. Personel dibekali perangkat komunikasi untuk mengantisipasi gangguan jaringan di lokasi bencana.

Untuk mendukung layanan kesehatan, Pemprov Jatim juga mengirim tim dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Tim terdiri dari empat tenaga medis: dokter spesialis orthopedi, dokter spesialis anestesi, perawat, dan tim teknis. Mereka membawa obat-obatan serta peralatan medis, khususnya untuk tindakan anestesi dan pembedahan.

Bantuan Logistik Tahap Awal 8,4 Ton
Pemprov Jatim menyiapkan total bantuan logistik sekitar 100 ton. Tahap pertama sebanyak 8,4 ton senilai Rp985.816.345 diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Senin (17/8) pukul 06.00 WIB menggunakan satu unit truk, kemudian dilanjutkan melalui jalur laut dengan KM Dharma Rucitra 8 menuju Pelabuhan Soekarno, Ende, NTT.

Rinciannya meliputi:
– *167 unit* perlengkapan anak (kidsware)
– *125 unit* velbed
– *2.024 kaleng* makanan siap saji: nasi goreng ayam, nasi kare ayam, nasi opor ayam
– *432 paket* lauk pauk
– *2.076 kaleng* Tambah Gizi Koktail dan *2.076 kaleng* Tambah Gizi Kacang Hijau
– *1.600 pack* Biskuit Klepon, *2.000 pack* Biskuit Minimanis, *1.620 pack* Biskuit Marie Susu, *2.160 pack* Biskuit Malkist Susu

Setibanya di Ende, bantuan akan diserahterimakan kepada Posko Utama BPBD Provinsi NTT untuk didistribusikan sesuai hasil pemetaan kebutuhan. Sisa bantuan akan diberangkatkan pada 20 Agustus 2026 menuju Labuan Bajo.

“Yang terpenting bukan hanya seberapa banyak bantuan yang kita kirim, tetapi bagaimana bantuan itu segera sampai dan tepat sasaran. Karena itu koordinasi dengan BPBD NTT dan tim kita di lapangan terus dilakukan,” tegas Khofifah.

Sinergi Lintas Daerah
Pemprov Jatim juga membangun koordinasi dengan provinsi-provinsi anggota Mitra Praja Utama (MPU) untuk memperluas dukungan dan mempercepat mobilisasi sumber daya.

Khofifah mengapresiasi kerja BNPB, Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat yang bergotong royong membantu para penyintas.

“Bencana tidak mengenal batas wilayah. Hari ini saudara kita di NTT membutuhkan dukungan. Maka seluruh kemampuan yang bisa kita sinergikan harus kita maksimalkan,” pungkasnya.

Pemprov Jatim akan terus memantau perkembangan situasi dan menyesuaikan bentuk dukungan berdasarkan hasil asesmen di lapangan.(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Antisipasi Gempa hingga Penanganan Kekeringan, BPBD Jawa Timur Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Penyaluran Bantuan

Next

BPBD Jatim Kirim Lagi 54,4 Ton Bantuan untuk NTT, Total Capai 63 Ton

SeedbacklinkBanner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.