Hari Jadi ke-81 Jatim, Pemprov Padukan Ikhtiar Lahir dan Batin, Apresiasi Wajib Pajak Patuh dan Santuni Anak Yatim

Surabaya Motim – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 dengan pendekatan yang penuh makna. Tidak hanya menonjolkan capaian pembangunan fisik, Pemprov Jatim mengedepankan keseimbangan antara ikhtiar lahir dan batin sebagai fondasi dalam membangun daerah.
Peringatan yang puncaknya jatuh pada 12 Oktober 2026 ini diisi dengan kegiatan religius berupa doa bersama, zikir, dan khotmil Qur’an yang melibatkan 4.000 hafiz dan hafizah dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Timur. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, sabtu (10/10/2026).
Asisten I Setdaprov Jatim, Imam Hidayat, yang mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menuturkan bahwa rangkaian kegiatan spiritual ini merupakan wujud ikhtiar batin untuk menyempurnakan berbagai upaya lahiriah yang telah dilakukan.

Assisten Pemerintahan dan Kesejehteraan Rakyat Setdaprov.Jatim
“Pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, penguatan ekonomi, dan berbagai program kesejahteraan masyarakat perlu diimbangi dengan doa dan pendekatan spiritual,” tuturnya,sabtu (10/10/2026)
Menurutnya, keseimbangan antara _dhohiron wa bathinan_ atau lahir dan batin diyakini menjadi kunci agar Jawa Timur senantiasa diberikan keamanan, kenyamanan, dan kerukunan.
“Doa bersama ini juga menjadi momentum untuk memohon keberkahan agar Jawa Timur tetap unggul, maju, dan berkeadilan di usia ke-81 tahun,” ujarnya.

Apresiasi untuk Wajib Pajak Patuh.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81, Pemprov Jatim juga memberikan apresiasi khusus kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Sebanyak 12 wajib pajak terpilih dari berbagai daerah di Jawa Timur mendapatkan penghargaan khusus dari Pemerintah Provinsi. Pemberian apresiasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebagai bentuk stimulus dan penghargaan atas kesadaran masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui pajak.
Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat vital untuk membiayai berbagai program pembangunan, mulai dari perbaikan jalan, pendidikan, kesehatan, hingga program sosial. Dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk taat pajak, pembangunan di Jawa Timur dapat berjalan lebih cepat dan merata.
Santunan 81 Anak Yatim sebagai Simbol Kepedulian.
Tidak hanya memberikan apresiasi kepada wajib pajak, nuansa kepedulian sosial juga sangat kental dalam peringatan HUT ke-81 Jatim kali ini.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemprov Jatim juga menyalurkan santunan kepada anak yatim. Secara simbolis, santunan diberikan kepada 81 anak yatim, angka yang sengaja disesuaikan dengan usia Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sebagai simbol rasa syukur.
Pemberian santunan ini menjadi bukti bahwa peringatan hari jadi tidak hanya dimaknai sebagai perayaan pemerintah, tetapi juga sebagai momentum untuk berbagi kebahagiaan dan memperkuat kepedulian sosial kepada sesama.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap praktik baik seperti doa bersama, apresiasi kepada wajib pajak patuh, dan santunan anak yatim ini dapat terus berlanjut secara konsisten pada tahun-tahun mendatang sebagai tradisi baik dalam membangun Jawa Timur yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara spiritual dan peduli secara sosial.(*/ady).
