Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

Senator Lia Istifhama Jadi Magnet Media Expo Sumenep, Soroti Ekonomi Kreatif

By Redaksi Memo Timur
October 28, 2026

Sumenep Motim – Kehadiran Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, menjadi perhatian dalam gelaran Media Expo 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Selasa (27/10/2026). Senator yang akrab disapa Ning Lia itu mendapat sambutan meriah dari masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dengan senyum khas dan sikap ramahnya, Ning Lia menyapa masyarakat yang menyambut kehadirannya. Di tengah kemeriahan acara, ia membawa pesan penting tentang masa depan ekonomi kreatif Madura serta peran strategis media dalam mengangkat potensi daerah.

Saat Media Expo 2026, Ning Lia menegaskan bahwa media tidak boleh hanya menjadi penyampai informasi. Lebih dari itu, media diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal hingga ke tingkat nasional.

“Media Expo 2026 menjadi momentum kolaborasi untuk mempertemukan insan pers, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah,” ujar politisi cantik

Media Expo 2026 merupakan hasil kolaborasi tiga media lokal, yakni KlikTimes.id, LensaMadura.com, dan NusaInsider.com. Kegiatan tersebut digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-81 sekaligus Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757.

Mengusung tema “Bersama Media Membangun Ekonomi Kreatif Jawa Timur dan Sumenep Menuju Gerbang Baru Nusantara”, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan insan pers, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah.

Menurut Ning Lia, Sumenep menyimpan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Mulai dari batik Madura, seni tradisional, musik tong-tong, kuliner khas, hingga destinasi wisata yang berpotensi menarik perhatian wisatawan.

Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan promosi, inovasi, dan kolaborasi agar tidak hanya dikenal di lingkungan lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga dapat menjadi ruang bertemunya gagasan, kreativitas, dan peluang ekonomi bagi masyarakat,” papar politisi alumni universitas Airlangga.

Ning Lia menilai, perkembangan teknologi informasi memberikan kesempatan semakin besar bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya. Dalam kondisi tersebut, media memiliki posisi penting sebagai jembatan antara kreativitas masyarakat dan peluang pasar.

Ia juga mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan keterlibatan aktif dunia usaha, insan pers, komunitas kreatif, dan masyarakat untuk membangun ekosistem ekonomi yang produktif serta berkelanjutan.

“Media Expo 2026 tidak sekadar menjadi kegiatan untuk memeriahkan peringatan hari jadi daerah, tetapi juga diharapkan mampu menjadi ruang promosi, pemberdayaan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor,” tegasnya.

Bagi Ning Lia, kolaborasi tiga media lokal tersebut merupakan langkah positif sekaligus kado kreatif bagi masyarakat Sumenep. Sinergi tersebut menunjukkan bahwa insan pers dapat mengambil peran lebih luas dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui Media Expo 2026 tidak berhenti setelah acara berakhir. Kerja sama antara media, pelaku usaha, pemerintah, dan komunitas kreatif perlu terus diperkuat agar memberikan manfaat ekonomi secara nyata.

Dengan kekayaan budaya dan potensi sumber daya yang dimiliki, Ning Lia optimistis Sumenep memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Jawa Timur.

Melalui Media Expo 2026, ia berharap semakin banyak karya masyarakat Madura dikenal luas, semakin banyak produk UMKM mendapatkan pasar, dan semakin terbuka peluang ekonomi.(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Kolaborasi dengan Kodam V/Brawijaya, DPRKPCK Jatim Kejar Target 5.000 Rutilahu Tahun Depan

Next

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda Ke-98 di Pamekasan: Dorong Pemuda Jatim Bangun Karakter Patriotik, Gigih Berkarya dan Kuatkan Empati

SeedbacklinkBanner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.