Surabaya Motim – Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, Khusnul Arif, S.Sos. memberikan apresiasi tinggi atas capaian Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur yang berhasil meraih Penghargaan Subroto Award 2025 dari Kementerian ESDM RI. Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori Efisiensi Energi – Gedung Hemat Energi (Subkategori Gedung Baru).
Khusnul Arif menyebut, penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, karena menunjukkan bahwa salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mampu menghadirkan inovasi konkret dalam penerapan prinsip hemat energi dan ramah lingkungan.
“Ini adalah langkah inovasi yang patut diapresiasi. Dinas ESDM telah menunjukkan komitmen nyata dalam optimalisasi sumber daya energi, baik listrik maupun mineral. Penerapan teknologi hemat energi di gedung dinas ini bukan hanya menjaga efisiensi, tetapi juga membantu menghemat anggaran belanja daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, upaya yang dilakukan Dinas ESDM dapat menjadi contoh bagi gedung-gedung pemerintahan lainnya di Jawa Timur untuk menerapkan sistem serupa. Menurutnya, sudah ada beberapa kantor dan sekolah yang mulai melakukan langkah efisiensi energi, dan diharapkan semakin meluas ke berbagai instansi.
“Kami di Komisi D tentu mendukung penuh setiap upaya, inovasi, dan kreativitas yang memberikan solusi bagi pengelolaan sumber daya energi. Ini harus menjadi budaya baru di lingkungan Pemprov, karena hasilnya jelas: efisien, hemat anggaran, dan mendukung energi hijau serta terbarukan,” tegas Khusnul.
Ia berharap keberhasilan Dinas ESDM Jatim menjadi cikal bakal penerapan energi hijau di berbagai kantor pemerintahan lain, sehingga Jawa Timur semakin konsisten dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Sebelumnya diberitakan, bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur, daerah ini berhasil meraih Penghargaan Subroto Award 2025 untuk Bidang Efisiensi Energi, kategori Gedung Hemat Energi (Subkategori Gedung Baru)” pungkasnya.(*/ady)